Save The Children (STC) adalah sebuah badan atau lembaga social internasional yang berpusat di Amerika Serikat. Salah satu program kerja dari STC adalah pendidikan anak berbasis keluarga. Program ini telah berhasil dilaksanakan di Amerika Serikat. Apakah program pendidikan berbasis keluarga ini juga dapat dilaksanakan di Indonesia? Untuk menjawabnya, STC merangkul tenaga-tenaga professional dari kalangan akademisi
Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, Kepengasuhan PSAA. Muslimin telah melakukan langkah-langkah diantaranya sebagai berikut: Membuat jadual kegiatan dan jadual piket anak asuh Membuat peraturan bagi anak asuh. Peraturan tersebut dibuat bersama-sama antara pengasuh dengan anak asuh. Memfasilitasi dan memotivasi anak asuh untuk ikut bimbingan belajar. Pihak PSAA. Muslimin telah melakukan kerja sama antara lain dengan :
Dalam kepengasuhan anak-anak asuh yang berada di dalam Panti Asuhan khususnya di PSAA. MUSLIMIN, ditemukan banyak sekali permasalahan. Karena jumlah anak asuh yang berada di dalam panti saat ini 52 anak yang memiliki latar belakang kehidupan yang heterogen, maka permasalahan dan cara mengatasi (memberikan solusinya / terapi) untuk setiap anak berbeda-beda. Latar belakang keluarga anak
Pada hari Rabu, 29 Juli 2009 SD Islam Muslimin menyelenggara acara pengajian bersama dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj. Pengajian diikuti oleh anak-anak SD Islam Muslimin dan para pengajar, juga dihadiri oleh Kepala PSAA. Muslimin yaitu Bp. Sarwanto Irawan Sarwono. Dengan tema ceramah “Makna Isra’ Mi’raj”
Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Se-dunia yang jatuh pada tanggal 8 Mei 2009, dengan Tema: Satu orang dapat membuat perbedaan Satu Gerakan dapat merubah dunia Dunia Kita, Aksi Anda Palang Merah Indonesia mengadakan acara yang diikuti oleh pelajar-pelajar Se-DKI dari Taman Kanak-Kanak hingga SLTP yang diwakili oleh : Anak-anak Taman Kanak-Kanak dari 5 Kotamadya







