Yunas Febrianto

Nama YUNAS FEBRIANTO

Tempat Tanggal Lahir Jakarta, 1 Maret 1991

Orang Tua

Tahun Masuk 10 Maret 1995

Kecacatan

  • Cerebral Palsy (Disfungsi otak)
  • Mental Retardasi
  • Tuna Wicara
  • Spastik

Yunas Febriyanto adalah seorang anak laki-laki buah cinta terlarang dua sejoli yang sedang kasmaran. Setelah mengetahui pasangannya hamil, laki-laki yang merupakan ayah kandung Yunas Febriyanto kabur meninggalkannya. Kemudian wanita tersebut berjuang sendiri menjalani hidupnya hingga dapat melahirkan anak laki-lakinya. Yunas Febriyanto lahir di sebuah rumah sakit, karena kondisi ekonomi yang memprihatinkan, ibunya tidak dapat membawa pulang anak laki-laki yang baru dilahirkannya. Yunas dilahirkan di rumah sakit di Jakarta Timur oleh ibunya pada tanggal 1 Maret 1991. Setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit, maka Yunas Febriyanto diberikan ke panti asuhan khusus untuk anak-anak terlantar yakni Panti Balita Cipayung.

Karena Panti Balita Cipayung yang berada di Jakarta Timur menemui banyak kendala dalam merawat Yunas Febriyanto yang cacat maka Pihak Panti Balita Cipayung mencari solusi dengan menyerahkannya ke panti khusus yang merawat anak-anak cacat. Dan dipilihnya Panti Cacat Ganda Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Yunas Febriyanto diserahkan ke WTG Palsigunung pada tanggal 10 Maret 1995.

Pada saat diserahkan kepada kami, Yunas Febriyanto belum dapat berjalan dan berkomunikasi. Sekarang Yunas Febriyanto berusia 20 tahun. Selama dalam perawatan kami (WTG Palsigunung) yaitu dalam kurun waktu 15 tahun, Yunas Febriyanto menunjunkkan kemajuan yang saat pesat. Kemajuan-kemajuan yang diperoleh Yunas Febriyanto dikarenakan Yunas Febriyanto rajin dan sabar dalam mengikuti theraphy-theraphy yang diberikan.

Yunas adalah anak yang menyenangkan, memiliki sifat yang terbuka dan bersahabat. Dengan siapapun dia dapat segera bergaul dan akrab, tergantung pada orang yang dihadapinya. Sehingga baik pramurawat, pengurus dan bahkan donator yang berkunjung dapat cepat memberikan kasih sayang kepadanya. Namun sayang, selama dalam perawatan kami (WTG Palsigunung) tidak ada satupun keluarga bahkan ibunya berusaha mengunjunginya, apalagi mengambil kembali Yunas Febriyanto. Hal ini dapat dimaklumi karena sejak dilahirkan di rumah sakit, ibunya telah tega meninggalkannya.

THERAPHY yang pernah diberikan:

  • Psiko-theraphy:
    • Memberikan sentuhan kasih sayang dan selalu diajak bernteraksi, dimaksudkan untuk merangsang syaraf-syaraf otaknya untuk bekerja.
    • Memberikan rangsangan sakit dan hadiah untuk menggugah perasaannya.
    • Dan lain-lain.
  • Fisio-theraphy:
    • Memberikan pijitan-pijitan pada bagian-bagian tubuh tertentu guna merangsang syaraf-syarafnya
    • Mengikuti theraphy menggunakan alat untuk melenturkan tubuhnya /mengurangi kekakuan
    • Dan lain-lain
  • Speech-theraphy:
    • Melatihnya berbicara dan dipadu dengan bahasa isyarat / bahasa tubuh.
  • Theraphy gabungan yaitu dengan menggabung beberapa theraphy menjadi satu kegiatan, yaitu mengajaknya berbicara atau berkomunikasi, terutama melatih komunikasi verbalnya.
  • Mengikuti pelajaran di kelas yaitu menyusun puzzle dan sebagainya.
  • Pemberian obat-obatan sesuai resep dokter untuk memfungsikan kembali syaraf-syarafnya dan ini telah dihentikan. Sekarang tidak mengkonsumsi obat-obatan kecuali sakit.
  • Pemberian suplemen makanan dan minuman untuk membantu dan mempercepat kinerja syaraf-syaraf yang sudah mulai kembali bekerja sesuai anjuran dokter yang bertugas di WTG Palsigunung.
  • Memberikan makanan dan minuman yang memenuhi gizi empat sehat lima sempurna.

KONDISI SEKARANG :

  • Secara umum Yunas Febriyanto dalam kondisi sehat selain kecacatannya.
  • Yunas Febriyanto termasuk anak yang sudah mandiri artinya anak yang sudah dapat melayani dirinya sendiri.
  • Untuk berkomunikasi, Yunas Febriyanto menggunakan bahasa isyarat atau bahasa tubuh dan bahasa verbal meskipun masih belum sempurna.
  • Disamping dapat melayani dirinya sendiri, Yunas juga tidak jarang membantu para pramurawat dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Rumah Piatu

<em>Lembaga Rumah Piatu Muslimin (LRPM) merupakan organisasi social yang independen dan tidak berada di bawah naungan kelompok keagamaan ataupun organisasi / partai politik tertentu.</em>