Tifani Ayu W

Nama TIFANI AYU W.

Tempat Tanggal Lahir Tangerang, 18-01-2002

Orang Tua Ibu Titin

Tahun Masuk 26 Desember 2002

Kecacatan

  • Cerebral Palsy (Disfungsi otak)
  • Mental Retardasi
  • Tuna Wicara
  • Tuna Netra
  • Lumpuh
  • Hidro Cepallus
  • Spastik

Hidup memang sulit, seperti yang dialami oleh Ibu Titin (pekerjaannya sebagai buruh cuci pakaian panggilan) saat hamil ia ditinggal oleh suaminya, sehingga membuatnya putus asa dan mencoba menggugurkan kandungannya dengan jamu peluntur.

Hal itu dilakukan berulang-ulang, namun tidak berhasil dan hamilnya semakin membesar. Pada saat melahirkan dia kaget bukan main karena bayinya mengalami kecacatan yang sangat fatal yaitu buta, kepalanya besar, kedua tangan dan kakinya cacat. Bayi yang baru lahir ke dunia ini diberi nama Tifani Ayu W. Penyesalan tiada guna akibat perbuatannya saat hamil telah nyata, Tifani bayi yang dilahirkannya hanya bisa diam membisu. Ibu Titin semakin hari semakin bingung karena kepala anaknya semakin hari semakin membesar. Akhirnya Ibu Titin memutuskan untuk membawa Tifani yang baru berumur 11 bulan ke panti WTG di daerah Gandaria berkat pemberitahuan seseorang. Sejak dititipkan, Ibu Titin tidak pernah lagi menengok keadaan Tifani.

Kini Tifani dirawat di Panti WTG Palsigunung oleh para perawat yang penuh kasih sayang. Setelah menjalani perawatan dan theraphy, kondisi Tifani mengalami kemajuan yang cukup menggembirakan. Perkembangan kondisi Tifani sangat pesat dan menurut logika normal manusia sepertinya itu suatu hal yang mustahil, namun inilah yang terjadi jika Allah SWT telah menunjukkan kebesaran dan kemurahan-Nya. Kemajuan yang dicapai Tifani setelah mendapat perawatan dan theraphy di Panti WTG Palsigunung kurang lebih 8 tahun, antara lain:

  • Sudah bisa menangis
  • Sudah didudukkan dengan bantuan
  • Lehernya sudah kuat bila diangkat
  • Sudah bisa mengunyah bila makan
  • Sudah mulai bisa mendengar
  • Sudah mulai dapat merespons kata-kata atau perintah / aba-aba perawat

Namun Tifani masih sering kejang-kejang dan anggota tubuh mengalami kekakuan selain matanya masih belum melihat. Semoga Allah SWT selalu memberikan rahmat dan karunia-Nya, melalui kesabaran dan ketelatenan perawat dan petugas yang lainnya, Tifani diberikan kemajuan-kemajuan dalam proses kesembuhannya.


Rumah Piatu

<em>Lembaga Rumah Piatu Muslimin (LRPM) merupakan organisasi social yang independen dan tidak berada di bawah naungan kelompok keagamaan ataupun organisasi / partai politik tertentu.</em>