Achdani Amalia

Nama ACHDANI AMALIA

Tempat Tanggal Lahir Pati, 27-9-1998

Orang Tua Ahmad Irfan

Kecacatan

  • Cerebral Palsy (Disfungsi otak)
  • Mental Retardasi
  • Tuna Wicara
  • Lumpuh
  • Micro Cepallus
  • Spasti

Pasangan keluarga Ahmad Irfan adalah pasangan yang boleh dibilang ekonominya lumayan, namun sayang keluarga Ahmad Irfan mempunyai anak yang cacat mental.

Meskipun keluarga Ahmad Irfan telah berusaha untuk mengobati kelainannya termasuk membawanya ke rumah sakit dan theraphy yang lain yang mampu dilakukan, namun tidak memberikan hasil yang signifikan.

Akhirnya mereka memutuskan untuk membawa anaknya ke Panti WTG Palsigunung dengan harapan anaknya bisa mengalami perubahan yang berarti. Keluarga Ahmad Irfan merelakan buah hatinya untuk tinggal di Panti WTG Palsigunung demi kesembuhannya. Semua itu dilakukan karena rasa sayangnya kepada putri, bukan bermaksud untuk membuangnya. Ahdani Amalia dititipkan sejak umur 6 tahun di panti WTG, setiap hari para pengasuh memberikan perawatan dan theraphy kepada Achdani Amalia dengan penuh kasih sayang dengan harapan agar derita yang dirasakan oleh Achdani Amalia berkurang.

Selama di Panti WTG Palsigunung, theraphy yang telah diberikan antara lain :

  • Fisio Theraphy secara rutin sesuai dengan jadual theraphynya. Setelah mendapat fisio theraphy Achdani Amalia beberapa tahun secara rutin, saat ini Achdani Amalia telah dapat berjalan dengan kedua tangannya (dia dapat merangkak dan jika diberikan papan roda, dia dapat menggerakkannya dengan cepat). Namun kedua kakinya masih belum menunjukkan perkembangan yang berarti dan masih dalam keadaan lumpuh.
  • Theraphy wicara yaitu melatih bicara. Setelah dilakukan theraphy wicara beberapa tahun secara rutin, Achdani Amalia telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Achdani Amalia telah dapat berbicara dengan jelas untuk beberapa kalimat, misalnya mengucapkan : – ”Mama, mau makan”. Ketika dia merasa lapar – Ketika sedang belajar di kelas, ada huruf yang jatuh, Amalia dapat mengucap: ”aku nggak bisa ambil ”
  • Theraphy kemampuan menangkap / berinteraksi yaitu :kemampuan menangkap apa yang dikatakan oleh guru yang mengajar di kelas. Kondisi Mental dan Otak Achdani Amalia juga mengalami perkembangan yang sangat menggembirakan setelah mendapat theraphy di Panti WTG Palsigunung. Achdani Amalia sekarang telah dapat menangkap apa yang diajarkan di dalam kelas, juga telah dapat merasakan senang dan juga sedih. Sangat dia merasa gembira, Achdani Amalia dapat mengekspresikannya dengan tertawa. Begitu juga saat dia sedih, Achdani Amalia dapat mengekspresikan dengan menangis atau murung.

Secara keseluruhan, setelah mendapat theraphy di Panti WTG Palsigunung Ahdhani Amalia banyak mengalami kemajuan, dia telah memiliki daya tangkap yang cukup bagus kembali, dan bahkan saat ini telah dapat berinteraksi dengan orang lain meskipun masih belum maksimal.

Orang tua Amalia termasuk rutin membesuk Amalia dan juga memberi sumbangsihnya untuk keperluan Amalia. Kadang Amalia juga dibawa pulang pada Hari Minggu, tetapi Hari Seninnya dibawa ke Panti WTG kembali. Kini Amalia sudah berusia 12 tahun, dan banyak perkembangan yang didapatnya antara lain:

  • mulai bisa bicara
  • daya ingat yang tajam (dalam kategori cacat mental)
  • perbendaharaan kata cukup banyak yang diucapkan
  • gerakan aktif dan lincah
  • bisa berjalan merangkak

Rumah Piatu

<em>Lembaga Rumah Piatu Muslimin (LRPM) merupakan organisasi social yang independen dan tidak berada di bawah naungan kelompok keagamaan ataupun organisasi / partai politik tertentu.</em>